Jalan K.H. Hasyim Asy'ari Nomor 6 Kebumen

1.000 Canting di Tangan Pelajar, Batik Kebumen Tak Berhenti Jadi Warisan

02 Oktober 2026 10:01:00

KEBUMEN – Seribu canting dipegang para pelajar SMA Negeri 1 Klirong untuk memperingati Hari Batik Nasional 2026. Bukan sekadar mengenalkan warisan budaya, kegiatan membatik langsung tersebut menjadi cara untuk membangun keterampilan dan kreativitas generasi…



KEBUMEN – Seribu canting dipegang para pelajar SMA Negeri 1 Klirong untuk memperingati Hari Batik Nasional 2026. Bukan sekadar mengenalkan warisan budaya, kegiatan membatik langsung tersebut menjadi cara untuk membangun keterampilan dan kreativitas generasi muda yang dapat terus dikembangkan.

 

Batik Kolosal Kontemporer 1.000 Canting di GOR SMA Negeri 1 Klirong memberi kesempatan kepada siswa mengenal proses membatik sekaligus menuangkan gagasan melalui karya mereka sendiri.

Semangat serupa berlangsung di SMA Negeri 1 Kebumen. Peringatan Hari Batik Nasional dirangkai dengan peluncuran Bulan Bahasa, memadukan batik, bahasa, dan ekspresi siswa sebagai bagian dari pembelajaran budaya.

 

Bupati Kebumen Lilis Nuryani mengatakan pelestarian budaya perlu melibatkan generasi muda secara langsung. Budaya tidak cukup hanya dikenalkan dan diwariskan, tetapi perlu diberi ruang untuk berkembang mengikuti kreativitas dan perubahan zaman.

Keterlibatan pelajar menjadi penting karena batik tidak hanya memiliki nilai budaya. Keterampilan dan kreativitas yang tumbuh dari proses tersebut juga dapat membuka peluang dalam kewirausahaan dan berbagai bidang ekonomi kreatif.

 

Peringatan Hari Batik Nasional di sekolah menjadi bagian dari pembangunan sumber daya manusia yang tidak hanya berfokus pada kemampuan akademik. Pelajar juga perlu mendapat ruang untuk berkarya, mengenal potensi daerah, dan mengembangkan keterampilan yang dapat menjadi bekal mereka di masa depan.