KEBUMEN – Keluarga almarhum Mad Sunarto di Desa Tugu, Kecamatan Buayan, kehilangan tempat tinggal setelah rumah mereka ludes terbakar. Selain bantuan untuk kebutuhan sehari-hari, keluarga tersebut akan dibantu membangun kembali hunian yang lebih layak melalui gotong royong pemerintah daerah dan sejumlah pihak.
Bupati Kebumen Lilis Nuryani saat meninjau lokasi, Kamis (1/10/2026), menyerahkan bantuan berupa perabot, sembako, dan uang tunai. Dukungan selanjutnya difokuskan pada pembangunan kembali rumah keluarga yang masuk kategori prasejahtera tersebut.
“Kami akan membantu lewat kolaborasi bersama Dinsos, PMI, dan unsur lainnya, termasuk Karang Taruna, untuk bergotong royong membangunkan rumah almarhum Pak Mad Sunarto,” kata Lilis.
Rumah yang ditempati dua anak almarhum, Tugimin dan Tursini, terbakar pada Sabtu (26/9/2026) sekitar pukul 17.00 WIB. Tidak ada korban jiwa, namun kerugian material diperkirakan mencapai Rp20 juta hingga Rp30 juta.
Rumah dengan konstruksi tradisional Jawa yang sudah berusia tua tersebut diduga terbakar akibat korsleting listrik. Api berhasil dipadamkan sekitar pukul 17.30 WIB setelah petugas pemadam kebakaran, BPBD, PLN, serta unsur Forkopimcam Buayan datang ke lokasi.
Pembangunan hunian baru direncanakan dilakukan secara gotong royong dengan melibatkan Dinas Sosial, PMI, Baznas, BPBD, Karang Taruna, dan unsur terkait lainnya. Rumah Tugimin juga direncanakan direlokasi dan disatukan dengan kediaman saudaranya, Turasman, yang berada di sebelah lokasi rumah yang terbakar.
Turasman selaku perwakilan keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan yang diberikan.
“Saya mewakili keluarga mengucapkan terima kasih atas bantuan dari semua pihak. Semoga bantuan ini dapat kami manfaatkan sebaik-baiknya,” ujarnya.